Keselamatan Kerja Radiografi Industri: Lindungi Diri dari Radiasi

Apa Itu NDT dan Radiographic Testing?

Non-Destructive Testing (NDT) adalah metode inspeksi yang memungkinkan pengecekan kualitas material tanpa merusak komponen. Salah satu metode NDT yang krusial di industri migas, petrokimia, dan manufaktur adalah Radiographic Testing (RT).

RT menggunakan radiasi pengion—seperti sinar-X atau sinar gamma (Iridium-192, Cobalt-60)—untuk menghasilkan citra internal dari material. Citra ini digunakan untuk mendeteksi cacat seperti retakan, porositas, atau kesalahan pengelasan.

Safety Pekerjaan Radiography

Pemasangan Baricade sebagai 

Bahaya Radiasi dalam Radiografi Industri

Radiasi bersifat tak terlihat dan tidak dapat dideteksi oleh pancaindra. Oleh karena itu, keselamatan kerja dengan sumber radiasi harus dilakukan secara ketat. Radiasi pengion dapat menyebabkan kerusakan sel, mutasi DNA, dan kanker jika terpapar dalam jumlah tinggi atau jangka panjang.

Jenis Radiasi yang Digunakan:

  •  Sinar Gamma (γ): Berasal dari isotop radioaktif Ir-192 dan Co-60.

  •  Sinar-X: Dihasilkan oleh mesin sinar-X tegangan tinggi.

Keduanya memerlukan pengamanan ketat karena dapat menimbulkan bahaya kesehatan serius bagi pekerja dan masyarakat.

Batas Dosis Radiasi: Berdasarkan ICRP 103 dan BAPETEN

Kategori Batas Dosis Efektif per Tahun
Pekerja Radiasi Maksimal 20 mSv/tahun (rata-rata 5 tahun), tidak lebih dari 50 mSv/tahun
Masyarakat Umum Maksimal 1 mSv/tahun

1 mSv (Millisievert) = Ukuran dosis biologis radiasi yang diterima tubuh.

Zona Pengamanan dan Jarak Aman dalam Radiografi

Untuk menghindari paparan radiasi tak sengaja:

  •  Zona Terlarang: Biasanya 2–5 meter dari sumber aktif.

  •  Zona Aman Publik: Harus < 0.5 µSv/jam.

  •  Gunakan Survey Meter (alat pengukur radiasi) sebelum memulai pekerjaan.

Contoh Nyata:
Menggunakan Ir-192 (3,7 TBq/100 Ci), laju dosis di 1 meter = ±10 mSv/jam. Maka:

  • Pekerja wajib menjaga jarak.

  • Gunakan kolimator dan shielding (pelindung timbal).

  • Area diberi rambu radiasi dan penghalang fisik (rantai, cone).

Prinsip ALARA: As Low As Reasonably Achievable

Prinsip ALARA merupakan fondasi keselamatan radiasi. Tujuannya adalah untuk menjaga paparan radiasi serendah mungkin dan memastikan keselamatan kerja radiografi

🛡️ Langkah-Langkah Praktis:

  1.  Waktu – Kurangi durasi paparan.

  2.  Jarak – Menjauh dari sumber (paparan menurun secara kuadrat dengan jarak).

  3.  Pelindung – Gunakan shielding dari timbal, beton, atau kolimator.

  4.  Pemantauan – Gunakan TLD (Thermoluminescent Dosimeter).

  5.  Pelatihan – Wajib bersertifikat dan terlatih.

  6.  Prosedur Darurat – Siapkan SOP jika terjadi kehilangan sumber atau kebocoran.

Dampak Paparan Radiasi Berlebih

 Efek Jangka Pendek:

  • Mual, muntah

  • Kelelahan berat

  • Luka bakar radiasi

  • Sindrom radiasi akut (>1 Sv)

 Efek Jangka Panjang:

  • Kanker (leukemia, paru-paru, tiroid)

  • Katarak

  • Mutasi genetik

  • Penuaan dini

Edukasi Keselamatan Kerja Radiografi untuk Masyarakat

Masyarakat tidak perlu panik, selama:

  • Pekerjaan dilakukan oleh personel tersertifikasi

  • Mengikuti protokol pengamanan BAPETEN

  • Adanya pengawasan ketat dari Petugas Proteksi Radiasi

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat