Magnetic Particle Test Pada Struktur Baja

Magnetic Particle Test merupakan salah satu metode yang digunakan dalam pengujian NDT (Non Destructive Testing) pada logam. Penerapan magnetic test ini sangat berguna bagi pembangunan gedung terutama yang menggunakan struktur baja.

 

Struktur baja merupakan suatu alternative yang menguntungkan,dengan kelebihan material baja dibandingkan bahan konstruksi lainnya seperti beton konvensional,material baja lebih awet dan kuat,specific strength yang lebih tinggi mempercepat  waktu pengerjaan struktur gedung,ditambah dengan kesamaan material yang lebih terjamin karena dibuat secara fabrikasi.Namun pada saat proses pengelasan,tidak memungkiri kemungkinan untuk terjadinya kecacatan pada struktur baja.Itulah mengapa perlunya pengujian Magnetic Test pada struktur baja yang berguna keamanan gedung yang dibangun.

 

Baca Juga: Metode Visual Test Dengan Borescope

 

Pembangunan gedung saat ini terus bertambah di Ibu Kota Jakarta.Para kontraktor pun berlomba-lomba untuk membangun gedung tertingginya. Rekor gedung tertinggi saat ini masih dipegang oleh Gama Tower atau yang lebih dikenal Menara Rasuna  dengan tinggi 285,5 meter terdiri dari 64 lantai,namun rekor ini akan segera terganti.

 

Seperti yang dilansir dari laman Skyscraper Center,sebanyak 5 gedung dengan ketinggian di atas 200 meter akan selesai dibangun pada tahun ini,salah satunya Indonesia One. Bangunan yang dikembangkan oleh China Sonangol International ini rencananya akan dibangun setinggi 303,5 meter. Nantinya, Indonesia One akan difungsikan sebagai hotel, apartemen, sekaligus perkantoran.

 

Pembangunan gedung Indonesia One ini juga menerapkan Magnetic Test untuk mengetahui apakah ada kecacatan pada struktur baja pada bangunan tersebut.

 

Pengujian Magnetic Particle Inspection dilakukan dengan menyebarkan serbuk magnetic pada permukaan material yang akan diuji,jika terdapat retak atau cacat pada permukaan material yang diuji maka serbuk magnet yang sudah disebar akan langsung terkumpul pada permukaan yang cacat tersebut.

 

Memagnetasi material yang akan diuji dengan cara mengaliri arus listrik ke dalam material tersebut.Ketika terdapat suatu kecacatan pada material tersebut maka arah alur medan magnet akan berbelok keluar dan menarik butir-butir ferromagnetic di permukaan sehingga lokasi cacat pada material yang di uji dapat terlihat dengan jelas.

 

Baca Juga: Penyebab Munculnya Vibrasi Pada Turbin Uap

 

Metode pengujian ini memakai sifat alamiah magnet yakni bergerak dari kutub utara mengarah ke kutub selatan.Medan magnet akan mempunyai pengaruh yang powerful pada material yang mengandung logam di dalamnya.

 

Keuntungan dari menggunakan Magnetic Test Particles Inspection adalah:

  • Biaya yang tidak mahal
  • Bisa mendeteksi flaw yang ada pada subsurface dan permukaan
  • Alat yang mudah dibawa, pengujian dapat dilakukan dengan mudah
  • Bisa menguji material yang luas secara langsung.

 

Kekurangan dari menggunakan MT Particles Inspection adalah:

  • Hanya dapat menguji material atau benda yang bersifat ferromagnetic
  • Tidak bisa menguji pada material yang telah dilapisi oleh cat
  • Permukaan material harus halus

 

PT Terra Samudra Eng adalah perusahaan yang menyediakan jasa untuk pengujian material termasuk NDT (Non Destructive Testing) Predictive Maintenance dan lainnya di berbagai wilayah Indonesia seperti jasa NDT Jakarta, jasa NDT Surabaya dan jasa NDT di Indonesia.

Untuk info lebih lanjut silahkan hubungi :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

WhatsApp chat